Jum’at, 20 Januari 2026
Penulis: Ida Dwi Rahayu, S.Pd.
Halo, Sobat Az Zainiyah! 🌟
Siapa bilang belajar Bahasa Inggris itu cuma duduk diam, membaca buku tebal, dan menghafal rumus grammar? Di SMP Az Zainiyah Nahdatul Wathan, kita punya cara yang jauh lebih seru! Kali ini, teman-teman kita dari Kelas 9 baru saja menyelesaikan proyek yang tidak hanya mengenyangkan perut, tapi juga mengasah kreativitas digital.
Dalam materi Procedure Text semester ini, kami sepakat bahwa belajar teori saja tidak cukup. Tujuan pembelajarannya jelas: siswa harus mampu menyusun teks prosedur sederhana dan berani mempraktikkannya secara berkelompok. Tapi, ada yang spesial nih! Proyek kali ini menggabungkan kuliner, desain grafis, dan kemampuan public speaking.
Tahap 1: Meracik Resep dalam Diskusi Hangat
Langkah awal dimulai dengan diskusi kelompok yang seru. Setiap kelompok bebas memilih menu makanan atau minuman sederhana favorit mereka. Ada yang memilih membuat jus buah yang segar, sandwich sehat, hingga camilan kekinian. Di sini, mereka belajar menggunakan kata penghubung seperti First, Second, Next, dan Finally agar resep mereka mudah dipahami oleh orang lain.
Tahap 2: Berkreasi dengan Canva
Setelah resep matang di atas kertas, saatnya beralih ke teknologi! Para siswa ditantang untuk menuangkan resep mereka ke dalam desain visual yang ciamik menggunakan aplikasi Canva.
Wah, hasilnya luar biasa! Ruang kelas mendadak berubah menjadi studio desain. Mereka memilih warna, elemen gambar, dan font yang menarik agar “Menu Card” mereka terlihat profesional. Lewat tahap ini, siswa belajar bahwa Bahasa Inggris adalah alat komunikasi yang bisa tampil sangat cantik secara visual.
Tahap 3: “Lights, Camera, Action!”
Ini dia puncaknya! Setelah teks dan desain siap, setiap kelompok harus berperan sebagai food vlogger. Mereka membuat video tutorial saat memasak atau meracik minuman tersebut.
Dalam proses syuting ini, gelak tawa sering pecah. Ada yang gugup saat mengucapkan “Ingredients”, ada yang sibuk menata piring agar estetik, hingga ada yang harus mengulang adegan karena lupa langkahnya. Namun di situlah letak keseruannya! Mereka belajar untuk percaya diri berbicara Bahasa Inggris sambil melakukan aktivitas nyata.
Lebih dari Sekadar Tugas
Melihat antusiasme siswa di SMP Az Zainiyah Nahdatul Wathan, saya sebagai guru merasa bangga. Melalui proyek ini, siswa tidak hanya belajar Writing dan Speaking, tapi juga belajar tentang Teamwork (kerja sama), Critical Thinking (berpikir kritis), dan Digital Literacy (literasi digital).
Ternyata, saat Bahasa Inggris dipadukan dengan hobi dan kreativitas, rasa takut salah pun hilang berganti dengan semangat mencoba.
Terima kasih untuk anak-anak kelas 9 yang luar biasa! Teruslah bereksplorasi, karena dunia ini luas, dan Bahasa Inggris adalah kunci untuk membukanya. Jangan lupa tonton video-video kreatif mereka di media sosial sekolah kita, ya!




